Selasa, Desember 18, 2018
Home > Tafsir > TAFSIR AL-QURAN Surat Thoha:123-124

TAFSIR AL-QURAN Surat Thoha:123-124

TAFSIR AL-QURAN

surat Thoha:123-124

Allah mengatakan pada konteks kisah nabi Adam Dengan iblis:

قَالَ اهْبِطَا مِنْهَا جَمِيعًا ۖ بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ ۖ فَإِمَّا يَأْتِيَنَّكُمْ مِنِّي هُدًى فَمَنِ اتَّبَعَ هُدَايَ فَلَا يَضِلُّ وَلَا يَشْقَىٰ

Dia (Allah) berfirman, “Turunlah kamu berdua dari surga bersama-sama, sebagian kamu menjadi musuh bagi sebagian yang lain. Jika datang kepadamu petunjuk dari-Ku, maka (ketahuilah) barang siapa mengikuti petunjuk-Ku, dia tidak akan sesat dan tidak akan celaka.

وَمَنْ أَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنْكًا وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْمَىٰ

Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sungguh, dia akan menjalani kehidupan yang sempit, dan Kami akan mengumpulkannya pada hari Kiamat dalam keadaan buta.”
——————————
Allah menyebutkan pada ayat-ayat ini keadaan orang-orang yang mengikuti petunjuknya dan apa yang ada baginya dari ketenangan dan kedamaian hidup di dunia ataupun di akhirat sehingga Allah mengatakan : “… barang siapa yang mengikuti petunjuknya maka dia tidak akan tersesat dan tidak akan sengsara”. Maka Allah menjamin bagi orang yang menjaga janjinya dalam ilmu dan amalan dengan Allah berikan kehidupan yang damai dan balasan yang baik di akhirat. Allah berfirman: “barang siapa yang melakukan amalan yang shaleh dari kalangan lelaki dan wanita dalam keadaan beriman maka kami akan hidupi dia dengan kehidupan yang baik dan kami beri balasan di akhirat lebih baik dari apa yang mereka lakukan”.

Kemudian Allah menyebutkan keadaan kelompok yang lain :” siapapun yang berpaling dari peringatan ku (kitabku ,tidak mengikuti dan tidak mengamalkannya) maka baginya kehidupan yang sempit.
Imam Ibnu khatsir berkata: “di dunia tiada ketenangan dan tiada kelapangan dada bahkan dadanya sempit dan sesak dengan kesesatannya ,meskipun lapang penampilannya makan dan minum apa yang di kehendaki dan tinggal dimana dia mau tapi selagi dia belum murni dalam keyakinan dan petunjuk maka hatinya masih berada dalam kegoncangan,gelisah dan ragu senantiasa dalam keraguannya maka ini adalah bagian dari kehidupan yang sengsara.

Imam Ibnu Qayyim berkata:” di tafsirkan bahwa kehidupan yang sempit disini adalah di alam barzah ,yang benar ini mencakup kehidupan di dunia ataupun di barzah, dia berada dalam kesempitan pada dua alam yaitu kesulitan,kesempitan dan kesusahan dan di akhirat dia akan di lupakan, ini kebalikan dari keadaan orang-orang yang bahagia maka hidup di dunia dengan kehidupan yang baik dan bagi mereka di barzah dan akhirat balasn yang baik pula.

Kemudian Allah menyebutkan tentang keadaan ini pada hari kiamat dimana menyelimutinya rasa hina dan rendah dari segala penjuru sehingga dia merasa sakit dan mengeluh dari keadaan ini ,kenapa engkau bangkitkan aku dalam keadaan buta? Maka di jawab :” demikian itu karena kamu ketika datang peringatan ku kamu melupakannya maka hari ini kamu juga di lupakan ” artinya ini adalah perbuatan mu sebagaimana kamu berbuat demikian pula kami akan di balas , sebagaimana kamu lupa mengingat rabmu maka Allah butakan penglihatan mu dan membiarkan mu dalam siksa.

Faedah dari ayat-ayat:
1- penjelasan tentang keadaan orang-orang yang berpaling dari peringatan Allah di dunia dia berada dalam kesesatan,kegelapan dan berbuat sembrono dalam kebodohan , dalam kondisi ia mengira bahwa dia adalah orang-orang yang diberi petunjuk ,dengan sebab berpaling nya di peringatan Allah maka Allah menghukumnya dengan mentakdirkan syaiton yang senantiasa menghalanginya dari kebenaran kemudian ia menghiasi jalan kesesatan.

2- barang siapa yang berpegang teguh dengan Al-Quran maka ia akan bahagia di dunia dan di akhirat , tercapai ketenangan,lapang dada dan bebas dari penyakit badan dan hati serta mendapat hidayah kepada jalan yang benar.
Allah berfirman dalam surat al-isra:9 :” sesungguhnya Al-Quran ini menunjukkan kepada jalan yang paling lurus dan memberikan kepada orang yang beriman dan beramal saleh bahwa bagi mereka balasan yang besar”.

================
Pent. :Abu Shaleh Utsman pang. Kerinci