Selasa, Desember 18, 2018
Home > Tafsir > Tafsir Surat az-zukhruf:33-35

Tafsir Surat az-zukhruf:33-35

TAFSIR AL-QURAN

Surat Az-Zukhruf:33-35

وَلَوْلَا أَنْ يَكُونَ النَّاسُ أُمَّةً وَاحِدَةً لَجَعَلْنَا لِمَنْ يَكْفُرُ بِالرَّحْمَٰنِ لِبُيُوتِهِمْ سُقُفًا مِنْ فِضَّةٍ وَمَعَارِجَ عَلَيْهَا يَظْهَرُونَ

Dan sekiranya bukan karena menghindarkan manusia menjadi umat yang satu (dalam kekafiran), pastilah sudah Kami buatkan bagi orang-orang yang kafir kepada (Allah) Yang Maha Pengasih, loteng-loteng rumah mereka dari perak, demikian pula tangga-tangga yang mereka naiki,

وَلِبُيُوتِهِمْ أَبْوَابًا وَسُرُرًا عَلَيْهَا يَتَّكِئُونَ

dan (Kami buatkan pula) pintu-pintu (perak) bagi rumah-rumah mereka, dan (begitu pula) dipan-dipan tempat mereka bersandar,

وَزُخْرُفًا ۚ وَإِنْ كُلُّ ذَٰلِكَ لَمَّا مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۚ وَالْآخِرَةُ عِنْدَ رَبِّكَ لِلْمُتَّقِينَ

dan (Kami buatkan pula) perhiasan-perhiasan dari emas. Dan semuanya itu tidak lain hanyalah kesenangan kehidupan dunia, sedangkan kehidupan akhirat di sisi Tuhanmu disediakan bagi orang-orang yang bertakwa.

Berkata syeikh Abdurahman as-sa’di: “Allah menyebutkan bahwa dunia itu tidak bisa menyamai sesuatu apapun disisi-Nya ,kalaulah bukan dikarenakan kelembutan dan kasih sayangnya kepada hamba-nya yang Allah berikan niscaya Allah akan lapangkan bagi orang-orang kafir dunianya dengan keluasan yang luar biasa dan Allah akan jadikan untuk rumah’ mereka atap dan tangga nya dari perak demikian pula pintu dan tempat tidur mereka yang mereka bersandar padanya dari perak ,dan akan dihiasi dunia mereka dengan bermacam hiasan ,akan tetapi yang menghalangi nya adalah kasih sayang nya kepada hamba-nya karena khawatir mereka akan cepat masuk kedalam kekufuran dan banyaknya kemaksiatan disebabkan cinta dunia ,maka dalam ayat ini menunjukkan bahwa terkadang Allah menahan dari hamba-nya sebagian perkara dunia secara menyeluruh atau khusus untuk kebaikan mereka ,dan bahwa dunia itu tidak bisa menyamai disisi Allah dengan satu sayap nyamuk ,dan seluruh perhiasan dunia ini adalah sesuatu yang keruh dan fana , akhirat itu lebih baik bagi orang yang bertakwa kepada Allah dengan melaksanakan perintahnya dan menjauhi larangan-nya karena nikmatnya itu sempurna dari segala sisi nya, dan di dalam surga segala apa yang diinginkan oleh jiwa dan segala yang menyejukkan pandangan serta mereka kelal didalamnya, alangkah berbedanya dua negri tersebut”.

Maka pada ayat-ayat yang mulia ini terdapat banyak pelajaran diantaranya :
1- bahwa apapun yang Allah berikan berupa kenikmatan dunia kepada orang-orang kafir itu karena hinanya dunia tersebut disisi-Nya, juga sebagai cobaan dan ujian , sebagaimana Allah berfirman dalam surat al-ahqaaf:20 artinya: “Dan (ingatlah) pada hari (ketika) orang-orang kafir dihadapkan ke neraka (seraya dikatakan kepada mereka), “Kamu telah menghabiskan (rezeki) yang baik untuk kehidupan duniamu dan kamu telah bersenang-senang (menikmati)nya; maka pada hari ini kamu dibalas dengan azab yang menghinakan karena kamu sombong di bumi tanpa mengindahkan kebenaran dan karena kamu berbuat durhaka (tidak taat kepada Allah).” imam Muslim meriwayatkan

hadis dari Anas bin Malik bahwa nabi -shalallahu alahi wasallam- bersabda : “”Sesungguhnya Allah tidak menzhalimi kebaikan orang mu`min yang diberikan didunia dan akan dibalas diakhirat, sedangkan orang kafir diberi makan karena kebaikan-kebaikan yang dikerjakan karena Allah didunia hingga ia menuju akhirat tanpa memiliki suatu kebaikan pun yang bisa dibalas.”
2- bahwa banyaknya kenikmatan dan kebaikan yang di berikan kepada seorang hamba bukanlah menjadi tanda kecintaan nya .
Allah berfirman dalam surat al-mukminuun:55-56 yang artinya: “Apakah mereka mengira bahwa Kami memberikan harta dan anak-anak kepada mereka itu (berarti bahwa),# Kami segera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka? (Tidak), tetapi mereka tidak menyadarinya”. Imam Ahmad meriwayatkan dari hadits Uqbah bin ‘amir bahwa nabi bersabda:” “Jika kalian melihat Allah memberikan dunia kepada seorang hamba pelaku maksiat dengan sesuatu yang ia sukai, maka sesungguhnya itu hanyalah merupakan istidraj.” Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam membacakan ayat: ‘(Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang Telah diberikan kepada mereka, kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang Telah diberikan kepada mereka, kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, Maka ketika itu mereka terdiam berputus asa) ‘. (Qs. Al An’am: 44).”

3- padanya ada anjuran untuk Zuhud di dunia dan cinta terhadap akhirat , Allah berfirman dalam surat Toha:131 artinya:” Dan janganlah engkau tujukan pandangan matamu kepada kenikmatan yang telah Kami berikan kepada beberapa golongan dari mereka, (sebagai) bunga kehidupan dunia agar Kami uji mereka dengan (kesenangan) itu. Karunia Tuhanmu lebih baik dan lebih kekal”.
4- penjelasan tentang rendah dan hina Dina nya dunia atas Allah , sebagaimana didalam hadits Tirmidzi dari Sahl bin Sa’ad bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda: “Seandainya dunia itu di sisi Allah sebanding dengan sayap nyamuk tentu Allah tidak mau memberi orang orang kafir walaupun hanya seteguk air.”
Berkata Umar bin Khattab: “andai saja dunia dari awal sampai akhir nya diberikan kepada seseorang kemudian datanglah kematian niscaya sama kedudukannya dengan orang yang tidur bermimpi indah kemudian ia terjaga dan tidak mendapati sesuatu apapun pada tangannya”.

5- bahwa Allah menahan dari hamba-nya sebagian nikmat dunia agar dia mendapat kedudukan yang tinggi disisi-Nya .
Imam Ahmad bin Hambal meriwayatkan sebuah hadits dari Mahmud bin Labid bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya Allah ‘azza wajalla sungguh menjaga hambaNya yang beriman dari dunia dan Ia mencintainya layaknya kalian menjaga orang-orang sakit dari makan dan minuman yang kalian khawatirkan membahayakannya.”

Semoga Allah memberikan hidayah kepada kita dan memberikan kemudahan untuk mengamalkan ilmu.

Pent. :Abu Shaleh Utsman pangkalan kerinci.